Sukabumi punya cara sendiri untuk membuat perjalanan terasa lebih panjang dari rencana. Pagi bisa dimulai di tengah hutan yang dingin, siang berdiri di depan air terjun besar, lalu beberapa jam kemudian kamu sudah melihat matahari turun di pesisir Samudra Hindia.
Itulah menariknya Sukabumi. Destinasinya tidak hanya banyak, tetapi juga punya karakter yang berbeda-beda. Ada kawasan geopark, danau pegunungan, air terjun, pantai untuk surfing, konservasi penyu, hingga sumber air panas alami.
Kalau sedang menyusun perjalanan berikutnya, delapan tempat wisata Sukabumi berikut layak masuk itinerary.
Kalau Waktunya Terbatas, Mulai dari Mana?
Kabupaten Sukabumi sangat luas. Jadi, jangan mencoba mengejar seluruh destinasi dalam satu hari. Pilih berdasarkan jenis pengalaman yang ingin kamu cari.
Situ Gunung: Masuk Hutan, Lalu Lupa Kalau Sedang Dekat Kota
Kalau ingin memulai Sukabumi dari suasana yang dingin dan hijau, Situ Gunung adalah pilihan yang sulit salah. Kawasan ini berada di lingkungan pegunungan dengan danau, hutan lebat, jalur berjalan kaki, serta jembatan gantung yang menjadi salah satu ikon wisatanya.
Pengalaman terbaiknya bukan hanya menyeberangi jembatan. Jalan menuju kawasan hutan, suara pepohonan, kabut tipis pada waktu tertentu, dan perjalanan menuju Curug Sawer membuat Situ Gunung lebih cocok dinikmati perlahan.
Geopark Ciletuh: Sukabumi dalam Skala yang Jauh Lebih Besar
Ciletuh bukan satu destinasi tunggal. Kawasan ini merupakan bagian dari Ciletuh–Palabuhanratu UNESCO Global Geopark dan menawarkan lanskap yang sulit dirangkum hanya dalam satu pemberhentian.
Dari kawasan Panenjoan, bentang alam menyerupai amfiteater raksasa terbuka ke arah Teluk Ciletuh. Di wilayah yang sama terdapat air terjun, perbukitan, pantai, dan berbagai geosite dengan cerita geologi yang panjang.
Curug Cimarinjung: Air Terjun Dramatis di Tengah Ciletuh
Di antara banyak air terjun dalam kawasan Ciletuh, Curug Cimarinjung menjadi salah satu yang paling mudah meninggalkan kesan. Air turun dari tebing batu besar yang dikelilingi vegetasi hijau dan membentuk lanskap yang terasa jauh lebih liar daripada air terjun kota biasa.
Perjalanan menuju kawasan ini juga menjadi bagian dari pengalaman karena kamu melewati bentang alam pedesaan dan kawasan geopark sebelum akhirnya melihat tebing besar di depan mata.
Curug Cikaso: Salah Satu Air Terjun yang Sulit Dilupakan
Curug Cikaso menawarkan skala yang berbeda. Tebing besar dengan aliran air yang turun ke kolam di bawahnya menciptakan panorama yang terasa megah, terutama ketika debit air sedang baik.
Area hijau di sekelilingnya membuat tempat ini cocok untuk traveler yang memang datang ke Sukabumi demi alam, bukan sekadar mencari spot foto.
Ujung Genteng: Saat Road Trip Berakhir di Tepi Laut
Setelah perjalanan panjang melalui bagian selatan Sukabumi, Ujung Genteng memberikan perubahan suasana total. Pantai, garis horizon luas, desa pesisir, dan ritme hidup yang jauh lebih lambat membuat kawasan ini cocok untuk berhenti satu malam.
Alih-alih datang lalu langsung pulang, Ujung Genteng lebih menyenangkan jika dijadikan basis untuk menjelajahi kawasan sekitarnya, termasuk pantai-pantai lain dan area konservasi penyu Pangumbahan.
Konservasi Penyu Pangumbahan: Wisata yang Datang dengan Tanggung Jawab
Tidak jauh dari kawasan Ujung Genteng terdapat kawasan konservasi penyu Pangumbahan. Tempat ini menawarkan pengalaman yang berbeda karena perjalanan bukan hanya soal melihat pemandangan, tetapi juga memahami bagaimana kawasan pesisir menjadi habitat penting bagi penyu.
Aktivitas yang dapat disaksikan bergantung pada kondisi, musim, serta aturan pengelola. Karena ini kawasan konservasi, pengalaman terbaik justru datang ketika pengunjung mengikuti arahan dan tidak mengganggu proses alami satwa.
Pantai Cimaja: Sukabumi untuk Mereka yang Mengejar Ombak
Kalau kawasan pantai biasanya identik dengan duduk santai di pasir, Cimaja punya energi yang berbeda. Pantai ini dikenal dengan ombaknya dan sudah lama menjadi salah satu titik yang menarik perhatian komunitas surfing.
Bahkan kalau tidak berselancar, duduk sambil melihat surfer menunggu gelombang bisa menjadi pengalaman sendiri. Lokasinya juga membuat Cimaja mudah dikombinasikan dengan perjalanan sekitar Palabuhanratu dan Cisolok.
Geyser Cisolok: Penutup Trip yang Tidak Biasa
Setelah hutan, air terjun, dan pantai, Cisolok menawarkan pengalaman yang benar-benar berbeda melalui kawasan sumber air panas alaminya.
Air panas yang muncul dari kawasan geotermal membuat tempat ini menarik dijadikan persinggahan ketika menjelajahi sisi barat Sukabumi, terutama jika perjalanan juga mencakup Palabuhanratu atau Cimaja.
Jangan Susun Sukabumi Seperti Trip Dalam Satu Kota
Kesalahan yang sering terjadi ketika merencanakan Sukabumi adalah melihat semua destinasi di peta lalu menganggap semuanya berdekatan. Kenyataannya, wilayah Kabupaten Sukabumi sangat luas.
Cara paling nyaman adalah memilih satu kawasan utama untuk setiap perjalanan.
Pilih area ini kalau ingin hutan, udara sejuk, dan perjalanan alam yang relatif mudah dijangkau.
Cocok dijadikan road trip khusus untuk mengejar panorama geopark, air terjun, dan lanskap besar.
Lebih ideal jika menginap karena jaraknya jauh dan perjalanan akan terasa terlalu terburu-buru jika pulang-pergi dalam satu hari.
Kombinasi menarik untuk pantai, surfing, sunset, dan pengalaman air panas alami.
Baru Pertama Kali Booking?
Daftar sebagai pengguna baru BusOnlineTicket dan nikmati diskon hingga 8%* untuk pemesanan pertama menggunakan kode BOTNEW.
Kalau Sukabumi sudah masuk rencana perjalanan berikutnya, cek tiket lebih awal agar punya lebih banyak waktu untuk menyusun itinerary, transportasi lanjutan, dan pilihan penginapan.
Daftar & Nikmati Diskon hingga 8%*Tips Sebelum Menjelajahi Sukabumi
- Pilih kawasan sebelum memilih destinasi. Jangan memasukkan Situ Gunung, Ujung Genteng, dan Ciletuh dalam itinerary satu hari karena lokasinya berada di area berbeda.
- Cek cuaca sebelum berangkat. Hujan dapat memengaruhi jalan, jalur menuju air terjun, kondisi pantai, dan pengalaman di kawasan pegunungan.
- Mulai perjalanan lebih pagi. Beberapa destinasi membutuhkan waktu perjalanan cukup panjang dan jauh lebih nyaman dicapai sebelum siang.
- Siapkan uang tunai. Tidak semua area wisata alam dan usaha kecil di sekitar destinasi selalu menyediakan pembayaran digital.
- Gunakan alas kaki yang sesuai. Jalur curug, bebatuan, tanah basah, dan kawasan hutan lebih aman dengan sepatu yang memiliki grip baik.
- Hormati kawasan konservasi dan alam. Jangan meninggalkan sampah, merusak vegetasi, mengganggu satwa, atau memasuki area yang ditutup untuk pengunjung.
- Jangan memaksakan terlalu banyak tempat. Sukabumi lebih enak dinikmati sebagai road trip santai daripada checklist destinasi.
Sukabumi Layak Lebih dari Sekadar Perjalanan Singkat
Mungkin hal paling menarik dari Sukabumi adalah betapa cepat suasananya berubah. Dari danau dan hutan Situ Gunung, perjalanan bisa membawa kamu menuju bentang alam Ciletuh, air terjun besar di selatan, lalu berakhir di pantai yang menghadap langsung ke Samudra Hindia.
Tidak semuanya harus dikunjungi dalam satu perjalanan. Justru Sukabumi terasa lebih menyenangkan ketika kamu memilih satu wilayah, menjelajahinya perlahan, lalu menyimpan wilayah lain sebagai alasan untuk kembali.
Kalau baru pertama kali datang, mulai dari tempat yang paling sesuai dengan gaya perjalananmu. Setelah itu, kemungkinan besar daftar destinasi Sukabumi berikutnya akan terbentuk dengan sendirinya.
Sukabumi Sudah Masuk Travel List?
Mulai rencanakan perjalanan, cek pilihan tiket bus secara online, dan sisakan waktu yang cukup untuk menikmati Sukabumi tanpa terburu-buru.
Cek Tiket Bus ke Sukabumi